Voice of Human Rights News Centre - Menyuarakan Hak Asasi Manusia, Hukum & Demokrasi
 H O M E Voice of Human Rights News Centre
We move to www.vhrmedia.com.....(KAMI PINDAH KE WWW.VHRMEDIA.COM)
  Friday, 10 September 2010
Ind   Indonesia
VHRmedia Internet Streaming Radio
DESK SSR

Monday, 11 June 2007 13:47:49
"Menyimak Cerita, Memihak Kemanusiaan"

Thursday, 03 May 2007 17:20:29
Kebebasan

Friday, 20 April 2007 13:07:47
Bumi Makin Panas

Friday, 13 April 2007 12:23:16
"Pembinaan"

Monday, 26 March 2007 17:02:25
The Art of Resistance

Thursday, 01 March 2007 13:58:08
"Taat Cuma Kalo Ada yang Liat"

Friday, 09 February 2007 15:01:10
Face Off

Monday, 14 August 2006 08:22:08
Hukuman Mati: Pengkhianatan Konstitusi

Friday, 04 August 2006 13:53:47
Menjadi Pemula


NEWS FEATURE INTERVIEW RADIO ABOUT US


.:: EDITORIAL ::.
Author : FX Rudy Gunawan
Thu, 03 May 2007 17:20:29 +0700



Kebebasan


Mei adalah bulan penuh perayaan. Kita memperingati Hari Buruh Sedunia 1 Mei, 2 Mei peringatan Hari Pendidikan Nasional, 3 Mei memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, 8 Mei ada peringatan Hari Palang Merah Internasional, lalu 20 Mei kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Bila dikaji lebih dalam, semua hari besar nan penting yang kita peringati di bulan Mei terkait dengan satu tema besar perjuangan hidup manusia, yakni “kebebasan”.
 
Buruh berjuang sepanjang sejarah untuk mendapatkan hak-hak dasar yang melekat pada diri mereka sebagai pekerja. Tujuannya jelas, membebaskan diri dari penindasan para pemilik modal, membebaskan diri dari kemiskinan, dan membebaskan diri dari belenggu perbudakan modern. Perjuangan buruh adalah perjuangan untuk kebebasan diri sebagai manusia seutuhnya dengan harkat dan martabat yang sama serta kesejahteraan yang layak.
 
Hari Pendidikan Nasional juga merupakan monumen peringatan untuk membebaskan manusia dari belenggu kebodohan. Melalui pendidikan, manusia diberdayakan untuk memaksimalkan seluruh potensi diri agar menjadi manusia yang berguna dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakatnya. Dengan potensinya yang maksimal, setiap orang akan mempunyai kebebasan untuk memilih bidang-bidang pekerjaan atau profesi yang sesuai dengan dirinya. Pendidikan yang baik dan bermutu adalah sarana untuk mencapai kebebasan memilih. Pendidikan juga merupakan hak dasar yang harus dijamin pemerintah bagi seluruh rakyat.
 
Hak lain yang juga seharusnya dijamin oleh pemerintah adalah kebebasan untuk memperoleh informasi yang sekaligus terkait dengan kebebasan pers sebagai sumber utama berbagai informasi. Hari Kebebasan Pers Sedunia yang dirayakan setiap 3 Mei adalah upaya untuk terus memperjuangkan kebebasan pers di seantero jagat raya. Tujuan perayaan Hari Kebebasan Pers yang dicanangkan PBB sejak 1993 ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebebasan pers bagi masyarakat dan negara, serta untuk mengingatkan pemerintah (negara mana pun) akan tugas mereka untuk menghormati dan menjaga kebebasan pers. Kebebasan pers adalah bagian dari kebebasan untuk berekspresi yang merupakan hak asasi manusia dan tercantum dalam Article 19 Universal Declaration of Human Rights.
 
Kebebasan pers di Indonesia saat ini, harus diakui, telah mengalami banyak kemajuan terbilang sejak runtuhnya rezim Soeharto. Kasus terbaru yang menyangkut kebebasan pers adalah kasus majalah Play Boy Indonesia, dan kasus ini pun dimenangi pihak Play Boy. Suatu pencapaian yang sungguh menggembirakan dan membuktikan adanya kemajuan dalam kebebasan pers di Indonesia. Front Pembela Islam (FPI) sebagai pihak penggugat mungkin tak akan menerima kekalahan mereka begitu saja. Namun itu soal lain, yang takkan mengubah kenyataan kebebasan pers di Indonesia telah melangkah maju ke tahap yang lebih baik. Dan bahwa kebebasan pers tak bisa dikekang oleh kelompok masyarakat tertentu, baik yang mengatasnamakan agama maupun kelompok masyarakat lainnya.
 
Ukuran kebebasan pers berbeda-beda di setiap negara, karena disesuaikan dengan konteks nilai-nilai lokal yang berlaku. Play Boy Indonesia jelas berbeda dari versi Amerika. Jadi, wajar bila pengadilan pun memenangkan Play Boy. Lain halnya bila versi Indonesia sama persis dengan Play Boy Amerika, sangat mungkin pengadilan tidak akan memenangkan majalah itu. Dan, pada dasarnya, mempertentangkan nilai-nilai satu agama dengan hak asasi, dalam hal ini hak kebebasan pers, adalah sesuatu yang tak bisa dilakukan secara naif atau harfiah.
 
Kebebasan pers adalah salah satu tonggak demokrasi. Dan, demokrasi berarti juga pluralisme, sebagaimana kenyataan adanya perbedaan warna kulit, perbedaan suku, perbedaaan agama, perbedaan ideologi, dan perbedaan-perbedaan lain yang terhampar di depan mata kita. Semua mempunyai hak yang sama untuk hidup, tumbuh, dan berkembang. Bila ada kelompok mencoba menindas, meniadakan, mendominasi, memonopoli, menjajah, atau menguasai kelompok lain, itu adalah pelanggaran hak asasi. Sesederhana itulah duduk perkaranya. Sebab, setiap orang pada hakikatnya memiliki kebebasan yang sama. Selamat merayakan Hari Kebebasan Pers Sedunia. (*)

[Send to Friends]   [Printer Friendly Page]


Related Links :

Tuesday, 01 May 2007 19:56:34
Hari Buruh Internasional

Friday, 27 April 2007 15:59:28

Monday, 23 April 2007 15:59:55
Pemilu Prancis

Thursday, 19 April 2007 16:10:52

Friday, 13 April 2007 16:28:33

Search
Banjir 2007
Analysis
Human Rights Database
Security Sector Reform
The Letter
Links
Polling
Copyright © 2005 - 2010 VHRmedia.net - Voice of Human Rights News Centre
Jl. Tebet Barat Dalam II / 15 - Jakarta Selatan 12810 - Indonesia
Phone : +62 21 831 8274 - Faximile : +62 21 831 8276
E-mail : vhr@vhrmedia.net