| Monday, 18 June 2007 17:48:53 We move to www.vhrmedia.com We move to http://www.vhrmedia.com/Kami pindah ke http://www.vhrmedia.com/(editor) ..... Friday, 08 June 2007 18:14:15 Sebuah Sekolah di Gang Pelangi Sekolah alternatif itu telah membuat para perempuan sadar gender. Namun, ada yang menuduh mereka melakukan kristenisasi. Genangan air di Gang Pelangi, Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, membuat ibu-ibu itu sewot. Sebab, lorong itu ..... Thursday, 07 June 2007 18:45:31 Pestisida Nabati 'Made in' Subang Ia mengabdikan hidupnya untuk memperbaiki alam. Berjuang mengembalikan kesuburan tanah. Di Kecamatan Jalan Cagak, Subang, tak ada yang tak mengenal sosok Teddy Cucu Suhaya. Pria berperawakan sedang dan berkulit hitam ini akrab ..... Tuesday, 05 June 2007 14:30:11 Sebuah Pesan untuk Puput Namaku Mirza Retelia, 28 tahun. Pada Januari 2000 aku menikah dengan seorang pecandu narkotika. Ia sudah menjadi pecandu sejak 1997. Namun, ada tabir gelap dalam kehidupannya. Ternyata dia juga terinfeksi human immunodeficiency virus (HIV). Namun aku ..... Monday, 04 June 2007 20:14:18 Menyambung Hidup dengan Dawai Dia berkeliling Jakarta memainkan siter buatan suaminya. Sinden yang dulu cukup terkenal itu kini menjadi pemusik jalanan. Kedua ibu jarinya lincah memetik dawai siter. Suara alat musik khas Jawa itu melengking mendayu. Sementara ..... Thursday, 31 May 2007 17:46:36 Para Pedagang Menghitung Hari Kios-kios bunga, ikan hias, dan burung di Jalan Barito terancam digusur. Padahal, tempat itu tak hanya punya nilai ekonomis, tapi juga nilai rekreatif. Kicau burung bersahutan dari kios pedagang kaki lima menyemarakkan ..... Tuesday, 29 May 2007 14:52:23 Kisah Melawan Lupa Tanpa jemu mengunjungi dan mengingatkan pengidap TBC untuk berobat. Walau sering dimaki pasien, dia tak kapok. Senyum mengembang di wajah tirus itu menyambut kedatangan Slamet Rahayu. Dengan ramah perempuan berambut lurus sebahu ini mempersilakan Slamet ..... Monday, 28 May 2007 18:44:36 Keluarga Ienes, Keluarga Waria “Perempuan” itu berjuang keluar dari tubuh laki-laki. Sepanjang hidup menghadapi diskriminasi. Akhirnya dia menemukan keluarga. Semua bermula ketika ia menginjak usia remaja. Masa pubertas mulai menyadarkan dirinya memang berbeda dari teman-teman sepermainan. Bibit ..... Wednesday, 23 May 2007 18:14:10 Zulham Terpojok di Pulau Kotok Ia tak lagi perkasa. Kakinya lumpuh. Korban kekejaman itu hidup dari belas kasih orang. Zulham meringkuk di bawah pohon besar yang batangnya lebih dari rangkulan tangan orang dewasa. Kedua kakiya yang pendek membengkak karena bomble foot, ..... Tuesday, 22 May 2007 17:18:16 Berharap Hujan Emas di Negeri Orang Ingin memperbaiki nasib. Tapi derita yang didapat. Ada yang disiksa, banyak yang tertipu. Kini Ida Maulida hanya bisa meratapi nasib. Wajah dan dua telapak kakinya masih lebam karena pukulan. Luka ..... Monday, 21 May 2007 22:21:42
9 Tahun Reformasi Selamat Tinggal Harapan... Peristiwa itu sudah berlangsung sembilan tahun lalu. Rakyat kembali menunjukkan amarah. Mahasiswa turun ke jalan. Ada darah. Ada martir. Juga ada secercah harapan. Tanggal 21 Mei 1998 Soeharto lengser. Orang kuat itu tak kuasa menolak kehendak ..... Monday, 21 May 2007 21:30:58
9 Tahun Reformasi Kota Penuh Penjara  Jakarta memiliki banyak tempat tahanan politik Orde Baru. Sebagian telah beralih fungsi. Banyak orang mengalami penyiksaan di sana. Rumah bercat merah bata di Jalan Kramat V Nomor 16, Jakarta Pusat, itu kini lengang. Kremlin, ..... Friday, 18 May 2007 17:46:36 Wayang Barata di Metropolitan Bersaing dengan tempat hiburan modern di Ibu Kota, Wayang Barata berusaha bertahan hidup. Walau berat, mereka tak menyerah. Bangunan gedung ini sama sekali tidak mencolok. Pembeda gedung Wayang Orang Barata dengan toko-toko sepanjang Jalan Kali Lio ..... Tuesday, 15 May 2007 13:43:31 Duh... Mahalnya Harga Buku Minat baca tinggi, tapi daya beli lemah. Penerbit pun kembang-kempis. Awal Mei lalu lapangan basket di Istana Olah Raga Bung Karno mendadak dipenuhi buku. Ribuan orang datang menyesaki tempat itu. Ada yang sekadar ..... Friday, 11 May 2007 14:28:50 Omar Bakrie Berkubang Sampah 28 tahun menjadi guru honorer. Gaji Rp 500 ribu mana cukup untuk sekeluarga? Memulung jadi jalan keluar. Matahari sempurna mengirimkan sinarnya. Panas menyengat. Peluh tiada henti menitik dari dahi ..... [1] [] [] [] [] [] [] [] [] [] ... []
|